“Hidup Buruh, hidup anak-anak jalanan..!!”
“Hidup buruh, hidup anak-anak jalanan..”, Teriakan itu dilontarkan Eko (anak jalanan dampingan Yayasan KKSP) ketika hendak menyanyikan lagu didepan Gedung DPRD Provinsi tingkat II sumatera Utara pada acara Long March memperingati MAY DAY – Hari Buruh International, selasa, 1 may’2007 yang lalu.
Sekitar 3.500 massa buruh yang tergabung dalam SBSU (Serikat Buruh Sumatera Utara), SBMI SUMUT (Serikat Buruh Medan Independent Sumatera Utara), dan beberapa aliansi buruh lainnya.
Tuntutan yang disampaikan tidak jauh berbeda dengan massa buruh lainnya yang juga memperingati MAY DAY. Tuntutan tersebut adalah “menaikan gaji buruh 100 %, 8 jam waktu bekerja, 1 mei menjadi hari libur nasional.”
Kegiatan dipusatkan pada titik kumpul bertemu di Lapangan merdeka, lalu Long march ke menuju Simp. Guru Patimpus dan bergerak menuju ke Gedung DPRD provinsi tingkat II Sumatera Utara.
Di depan gedung DPRD, massa diistirahatkan. Waktu istirahat digunakan untuk melakukan Orasi dan panggung hiburan yang diisi oleh Anak-anak jalanan dampingan yayasan KKSP. Eko, Usman, Anto, Yogi, david, Dani, Burhan, Haris menyanyikan lagu-lagu perjuangan seperti Darah Juang, Marsinah (refleksi buruh perempuan), Topi jerami dan Titik Api”. Dengan menggunakan alat-alat sederhana, seperti jimbe rhythm dan jimbe bass ditambah gitar dan cabasa (tamborin) anak-anak Rumah Musik ini bernyanyi dengan semangat.
Setelah bernyanyi, massa disiapkan untuk berangkat menuju ke kantor GUBSU (Gubernur Sumatera Utara). Sambil bernyanyi-nyanyi dan meneriakan yel-yel hidup buruh, buruh bersatu tak bisa dikalahkan, massa mulai merangsek ke kantor GUBSU.
Sesampai di Kantor GUBSU, petugas kepolisian yang berjumlah sekitar 40 orang menjaga ketat. Penjagaan ketat itu tidak menyurutkan semangat kawan-kawan buruh. Lobby-lobby dilakukan, hasilnya orasi dilakukan secara bergantian oleh komandan aksi dari masing-masing organisasi. Setelah melakukan Orasi, serah terima stetment aksi kepada pejabat terkait kantor GUBSU dilakukan. Lalu massa dipersilahkan masuk untuk melanjutkan konvoi menuju Lapangan A.yani.
Pemberhentian dan pembubaran massa dilakukan di Lapangan A.Yani.(aLLey)
Sabtu, 04 Agustus 2007
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar